Invstasi reksa dana?

Anda pernah mendengar tentang Invstasi reksa dana? Bagi masyarakat awam, isitilah reksa dana mungkin masih terdengar cukup asing di telinga.

reksa dana merupakan alternatif bagi masyarakat yang memiliki modal (dana) namun terbatas untuk diinvestasikan lewat Perusahaan Manajer Investasi. Dana yang dihimpung oleh MI dari masyarakat dengan modal terbatas ini akan dibagi dalam beberapa jenis investasi (saham, obligasi, maupun deposito) dan tidak hanya di satu perusahaan melainkan beberapa perusahaan. Masing-masing produk reksa dana mempunyai beberapa tujuan investasi yang berbeda, sesuai dengan jenis produk invetasi. reksa dana merupakan pilihan yang praktis bagi masyarakat untuk berinvestasi saham bahkan di beberapa perusahaan sekaligus namun dengan modal yang relatif kecil.

Mengenal Perusahaan Manajer Investasi
Data Reksa Dana

Investasi Reksa Dana via kontan.co.id



Lalu apa itu Perusahaan Manajer Investasi? Perusahaan Manajer Investasi (MI) merupakan pihak manajemen profesional yang berfungsi mengelola berbagai jenis investasi mulai dari investasi saham, obligasi, properti, dan jenis investasi lainnya yang bertujuan untuk mencapai target investasi yang memberikan keuntungan bagi para investor. Jasa pelayanan MI adalah melakukan analisis keuangan, pemilihan aset, pemilihan saham, mengimplementasikan perencanaan yang sudah dirancang, hingga melakukan pemantauan terhadap investasi. MI juga merupakan pihak yang memegang peranan cukup penting dalam mengelola investasi dalam mata uang dollar, euro, pound, dan juga yen.

Kegiatan usaha MI mencakup berbagai bidang mulai dari mempekerjakan manajer investasi profesional, melakukan penelitian, menjalankan fungsi pesanan serta perdagangan atau dealing, menyelesaikan transaksi, melakukan pemasaran, mengaudit internal, bahkan mereka juga mempersiapkan laporan yang akan diberikan kepada masyarakat yang merupakan nasabah. Peran MI lebih dikenal sebagai agen atau perantara antara pemilik saham dengan perusahaan. Selain itu MI juga bertugas untuk mampu secara aktif memantau kinerja perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh nasabah MI. Hal ini dilakukan karena meskipun secara teori pemilik saham mempunyai hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mengontrol serta menekan manajemen perusahaan, dalam praktiknya tidak berjalan sesuai dengan teori. Pemilik saham seringkali tidak menggunakan hak suaranya sebab kepemilikannya hanya memiliki persentase yang kecil.

Karakter Reksa Dana
karakter Reksa Dana

Mengenal Karakter Reksa Dana via agahgroup.com



Sedangkan jika berbicara tentang karakteriskik reksa dana itu sendiri, karakter reksa dana terbagi menjadi dua reksa dana Terbuka dan reksa dana Tertutup. reksa dana Terbuka merupakan jenis reksa dana yang dapat dijual lagi kepada MI yang menerbitkannya tanpa melalui alur perdagangan yang berlaku di bursa efek. Biasanya harga jual reksa dana akan sama dengan nilai aktiva bersihnya. Sementara pengertian reksa dana Tertutup merupakan reksa dana yang tidak bisa dijual lagi kepada MI yang menerbitkannya. Jenis reksa dana satu ini hanya dapat dijual lagi kepada investor lain namun harus dengan melalui alur perdagangan di bursa efek. Biasanya harga jual reksa dana ini bisa di atas maupun di bawah nilai aktiva bersih.

Baca Juga :  Reksa Dana Terproteksi, Investasi Aman bagi Investor Pemula
Mengerti Manfaat Reksa Dana
Manfaat Reksa Dana

Manfaat Reksa Dana via itsallaboutmoney.com



Mungkin banyak orang berpikir mengapa tidak membeli langsung saham biasa di bursa efek. Ada beberapa hal yang menjadikan reksa dana sebagai alternatif investasi yang diminati masyarakat. reksa dana memberikan keuntungan bagi investor dari segi pemantauan investasi setiap saat. Ini merupakan tanggung jawab MI sepenuhnya. Masyarakat bisa memilih jenis reksa dana yang bisa disesuaikan dengan karakteristik investasi masing-masing investor dan juga menyesuaikan tingkat return atau timbal balik. Manfaat sekaligus keuntungn dalam memilih reksa dana sebagai alternatif investasi antara lain:

1. Dikelola oleh manajemen profesional
MI merupakan manajemen profesional yang memiliki keahlian khusus dalam bidang pengelolaan dana. Perannya sangat penting karena mereka melayani para investor yang hanya memiliki keterbatasan waktu dan tidak dapat melakukan riset terhadap perusahaan dan investasinya secara langsung untuk menganalisis harga efek dan akses informasi ke pasar modal.

2. Diversifikasi investasi menurunkan risiko yang mungkin terjadi
reksa dana merupakan jenis investasi yang tidak hanya terfokus pada satu investasi pada satu perusahaan. Ini jelas akan mengurangi risiko yang ada dalam risiko tersebut meski tidak dapat menghilangkannya. Dengan kata lain risiko yang ada tidak terpusat pada satu jenis investasi tetapi tersebar. Perlu diingat bahwa risiko ada dua jenis yaitu risiko gain dan risiko loss. Bila reksa dana Anda menempatkan dana investasi di 20 perusahaan dan 3 diantaranya mengalami risiko loss, investor tidak perlu khawatir sebab ada kemungkinan belasan perusahaan lainnya mungkin tidak mengalami kerugian atau justru mengalami risiko gain.

3. Transparansi informasi
Jenis investasi ini jelas memberikan informasi perkembangan portofolio serta biaya secara berkelanjutan. Hal ini dilakukan supaya pemegang Unit Penyertaan bisa memantau keuntungan, biaya, serta risiko setiap saat. MI selaku pengelola reksa dana juga wajib mengumumkan Nilai Aktiva Bersih setiap hari di surat kabar dan menerbitkan laporan keuangan tengah tahunan dan tahunan juga prospektus yang dilakukan secara teratur. Dengan adanya transparansi informasi ini, para investor juga dapat memonitor perkembangan investasinya secara rutin.

4. Likuiditas tinggi
Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendeknya. Semakin perusahaan memiliki likuiditas yang tinggi, semakin perusahaan tersebut dapat dipercaya karena kemampuannya membayar kewajiban jangka pendek sangat baik. Dengan likuiditas yang tinggi, investor dapat mencairkan kembali Unit Penyertaannya setiap saat sesuai dengan ketetapan yang dibuat masing-masing reksa dana.

5. Biaya Rendah
reksa dana dikenal sebagai himpunan banyak pemodal dan dikelola secara profesional. Sejalan dengan besarnya kemampuan melakukan investasi tersebut maka akan menghasilkan biaya transaksi yang efisien pula. Biaya transaksinya akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan investor yang melakukan investasi secara langsung di bursa efek.

6. Potensi Return yang Tinggi
reksa dana merupakan alternatif investasi yang keuntungannya dapat dinikmati dalam jangka panjang dan sangat cocok bila dijadikan alternatif investasi yang menjamin investor dalam mempersiapkan masa pensiun, mempersiapkan dana pendidikan, dan berbagai rencana jangka panjang lainnya.

7. Lebih Aman
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa tingkat risiko reksa dana tergolong rendah, maka hal ini jelas memberikan keamanan yang lebih baik bagi para investor dibandingkan dengan investasi yang dilakukan secara individu dan langsung di bursa efek. Dana investasi yang disetor juga tidak dipegang langsung oleh perusahaan MI tetapi dititipkan pada rekening bank khusus yang dikenal sebagai bank kustodian.

Mengerti Kelemahan/Risiko Reksa Dana
Performa Reksa Dana

Reksa Dana via netdna-ssl.com



Ketika berbicara masalah risiko, reksa dana juga memilikinya. di mana nilai risikonya jelas lebih kecil dari investasi saham, tapi lebih besar dari investasi lain seperti di investasi emas, produk properti, ataupun produk deposito. Nah, beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait dengan kelemahan reksa dana antara lain:

1. Risiko Penurunan Nilai Aktiva Bersih
Hal ini disebabkan oleh harga pasar instrumen investasi mengalami penurunan dibanding harga pembelian awal. Penuruan harga ini bisa saja disebabkan oleh banyak hal yaitu kinerja bursa saham memburuk, kinerja emiten memburuk, situasi politik serta ekonomi yang tidak stabil, serta berbagai faktor pendukung lain.

2. Risiko Likuiditas
Hal ini bisa jadi terjadi akibat pemegang Unit Penyertaan melakukan penarikan dana dalam jumlah besar dalam waktu yang sama sehingga MI mengalami rush. Biasanya hal ini terjadi karena adanya faktor negatif yang cukup besar seperti situasi politik dan ekonomi memburuk, terjadi penutupan atau kebangkrutan beberapa emiten, bahkan dilikuidasinya MI sebagai pengelola reksa dana.

3. Risiko Pasar
Resiko pasar terjadi ketika harga instrumen investasi mengalami penurunan yang disebabkan menurunkan kinerja pasar saham secara drastis.

4. Risiko Default
Masalah ini terjadi ketika MI membeli obligasi milik emiten yang ternyata mengalami kesulitan finansial padahal sebelumnya kinerja perusahaan tersebut masih baik-baik saja. Akibatnya, pihak emiten terpaksa tidak membayar kewajibannya.

Hal yang Mesti Dipikirkan Sebelum Menggunakan Reksa Dana
 Pertimbangan Sebelum Mengambil Reksa Dana

Pertimbangan Sebelum Mengambil Reksa Dan via benzinga.com



Mengingat ada risiko yang bisa mengancam uang Anda dalam investasi reksa dana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan menjadikan reksa dana sebagai pilihan investasi, antara lain:

Disarankan melakukan investasi reksa dana minimal 3 tahun supaya investor bisa menikmati return yang lebih baik. Jika menginginkan return dalam jangka waktu kurang dari 3 tahun sebaiknya memilih alternatif investasi lain seperti reksa dana pendapatan tetap atau investasi deposito.
Jangan lupa untuk menanyakan biaya yang mungkin timbul dari produk yang diminati. Setiap produk biasanya memberikan tarif biaya yang berbeda yaitu berkisar antara 0-2%.
Sebagian besar bank merupakan agen reksa dana namun tidak semua produk tersedia di bank. Maka Anda selaku investor harus bisa memilih reksa dana terbaik.
Jangan anggap reksa dana tidak memiliki risiko. Pertimbangkan risiko dan potensi keuntungan dari keputusan Anda memilih reksa dana.
Baca Juga : Dana Pendidikan Anak Melalui Reksa Dana? Cek Dulu di Sini
reksa dana, Pilihan Alternatif Berinvestasi
Secara umum, investasi reksa dana dapat digunakan sebagai alternatif pilihan investasi yang cukup bagi baik pemilik modal terbatas. Keuntungan lainnya dari produk ini adalah nilai risiko yang lebih rendah, serta pemantauan oleh MI sangat membantu investor untuk mendapat keuntungan maksimal. Meski tidak sepenuhnya terlibat aktif dalam pemantauan perusahaan atau mungkin tidak bisa menggunakan hak suara dalam RUPS.

Postingan terkait: